Infobiz.co.id

Infobiz.co.id Situs Berita Seputar Teknologi Terbaru, Informasi Games Terupdate, Keamanan Digital, Aplikasi Dan Cyber Attack Reporting.

ANALISIS PENYEBAB KLEPTOMANIA

ANALISIS PENYEBAB KLEPTOMANIA

Para klepto melakukan pencurian kecil-kecilan bukan karena cemburu atau benci terhadap orang yang mempunyai barang tertentu tetapi hanya karena ada dorongan dari otaknya untuk melakukan pengambilan barang itu yang menjadi semacam tantangan untuk membuktikan pada dirinya bahwa dia bisa melakukan itu tanpa diketahui oleh orang yang punya.

Mengapa kleptomania bisa muncul?, Ini sebenarnya merupakan simptom, gangguan emosi. Orang mencontohkan ketika kita flu maka simptomnya berupa bersin. Kleptomania pun demikian. Ada dua hal yang mendasari gangguan ini. Pertama, adanya anomali pada neurotransmitter di otak. Kedua, adanya gangguan emosi karena tekanan yang tidak bisa diatasi oleh penderita. Tekanan ini tidak bisa dia olah sehingga menimbulkan tekanan jiwa.

Peristiwa itu tidak harus sesuatu yang traumatik, Tapi, bisa merupakan sesuatu yang berjalan dalam sekian waktu lama dalam hidup si penderitanya. Orang yang tidak mempunyai kekuatan mental saat tekanan muncul akan mudah stres. Pada penderita kleptomania, dia akan mengeluarkan perilaku mencuri pada saat stres.Tapi, tidak di saat dia tanpa tekanan atau masih bisa mengatasi stresnya.

Untuk anak-anak yang beban stresnya relatif lebih sedikit dibanding orang dewasa, penyebabnya bisa karena ketidakseimbangan di otak. Penderita kleptomania memiliki ketidakseimbangan seretonin. Yaitu brain chemical di otak yang berkaitan dengan pengaturan emosi, impuls, kontrol diri, agresivitas, dan perasaan.  Meski begitu, tetap harus dilihat lebih jauh penyebabnya. Sebab, anak-anak sedang mengalami perkembangan otak.

Siapa saja orang yang mengidap kleptomania adalah orang yang tidak bisa mengontrol dirinya untuk menahan keinginan mengambil sesuatu milik orang (melakukan pencurian). Tidak ada batasan umur atau jabatan atau orang itu kaya dan miskin, wanita atau pria, anak atau dewasa. Kleptomania bisa terjadi kepada siapa saja dan di mana pun berada. Para kleptomania melakukan pencurian bukan untuk memenuhi kebutuhan pribadinya sendiri atau untuk memenuhi  kebutuhan sehari-hari, tetapi sebagai tanda kebanggaan atas dirinya sendiri dan untuk memenuhi rasa puas yang menguasai pikirannya, sehingga kadang-kadang para kleptomania setelah mencuri, akan membuang begitusaja hasil curiannya atau diberikan kepada orang lain sebagai hadiah seolah-olah itu miliknya sendiri.

https://promo-honda.id/truck-evolution-apk/

infobiz

Kembali ke atas