Infobiz.co.id

Infobiz.co.id Situs Berita Seputar Teknologi Terbaru, Informasi Games Terupdate, Keamanan Digital, Aplikasi Dan Cyber Attack Reporting.

Berat Telur Ayam Kampung

Berat Telur Ayam Kampung

Siregar dan Sabrani (2006) mengemukakan bahwa produksi telur ayam kampung 30-80 butir per tahun dengan bobot telur rata-rata 37,5 gram; sedangkan ayam ras yang dipelihara secara intensif dapat berproduksi 200-250 butir per tahun dengan bobot telur rata-rata 55,6 gram. Secara lebih rinci Wihandoyo et al. (2005) melaporkan mengenai produksi, daya tetas dan kualitas telur ayam kampung pada dua periode penelitian ditampilkan pada Tabel 3.

Tabel 3. Produksi, daya tetas dan kualitas telur ayam kampung

Uraian                                                                        Periode peneluran

                                                                       I                                   II

Jumlah telur (butir)                8,92 + 1,54                  8,92 + 1,73

Berat telur (gram)                  39,96 + 4,44                42,36 + 4,22

Daya tetas (%)                       61,75 + 21,97              78,14 + 22,49

Tebal kerabang (mm)                         0,34 + 0,09                  0,30 + 0,07

Warna kuning                        6,62 + 1,60                  7,60 + 1,64

Hough unit (%)                      87,47 + 10,50              85,31 + 7,47

Sumber: Wihandoyo et al. (2005)

Tabel 4. Produksi dan bobot telur ayam kampung dan ayam ras petelur yang dipelihara secara tradisional dan intensif

Jenis ayam                                          Pola pemeliharaan

Tradisional                            intensif

Ayam kampung                     

Produksi telur (butir/tahun)      30 – 60                          105 – 151

Bobot telur (gram/butir)            37,50                              45,27

Umur masak kelamin (hari)     157 – 229                         166,76

Ayam ras petelur 

Produksi telur (butir/tahun)             —                             200 – 250

Bobot telur (gram/butir)                   —                              55,6

Umur masak kelamin (hari)            —                              164,08

Sumber: Hardjosubroto dan Atmodjo (2007), Wihandoyo dan Mulyadi (2005)

Produksi telur ayam kampung yang dipelihara secara intensif dapat mencapai 151 butir/ekor/tahun (Creswell Dan Gunawan, 2006). Sedangkan Teguh et al. (2007) melaporkan bahwa ayam kampung dengan pemeliharaan secara tradisional hanya menghasilkan produksi telur 58 butir/ekor/ tahun. Lebih lanjut Teguh et al (2007) dikemukakan bahwa ayam kampung yang mengasuh anaknya sampai lepas sapih, produksi telur hanya mencapai 52 butir/ekor/ tahun, tapi bila dipisahkan anaknya sejak menetas dapat mencapai 115 butir/ekor/tahun. Rata-rata produksi telur dan bobot telur ayam kampung yang dipelihara secara tradisional dan intensif tercantum pada Tabel 4.

Bobot telur dipengaruhi oleh ukuran tubuh induk ayam. Induk ayam yang besar menghasilkan telur yang besar. Goodwin (2008) mengemukakan bahwa dari telur yang besar akan dihasilkan anak ayam dengan pertumbuhan yang cepat. Setiap kenaikan satu gram bobot telur tetas meningkatkan 5 gram bobot badan ayam pedaging pada umur 9 minggu. Telur yang ditetaskan dari berbagai umur induk ayam mempengaruhi sifat-sifat reproduksi ayam kampung. Semakin tinggi umur induk, daya tetas telur yang dihasilkan semakin tinggi.

sumber :

https://www.ram.co.id/gb-whatsapp-apk/

infobiz

Kembali ke atas