Daftar Pustaka

Daftar Pustaka

Daftar Pustaka

Daftar Pustaka
Daftar Pustaka

Daftar pustaka adalah informasi mengenai sumber referensi yang digunakan dalam penulisan sebuah karya ilmiah. Daftar pustaka perlu dilampirkan sebagai bentuk penghargaan atas pikiran atau pendapat orang lain yang dikutip dalam karya ilmiah tersebut.

Unsur-unsur daftar pustaka :

1. Nama penulis.

Apabila nama penulis terdiri lebih dari satu kata, maka nama yang paling belakang diletakkan di depan. Misal : Bryan Trevor Kim, ditulis -> Kim, Bryan Trevor.
Apabila penulisnya ada 2, maka yang dibalik cukup nama penulis yang pertama saja. Misal : Nathan Kim dan Spencer Lee, ditulis -> Kim, Nathan dan Spencer Lee.
Apabila penulisnya lebih dari 2, maka yang ditulis cukup nama penulis yang pertama saja dan diberi singkatan dkk. (dan kawan-kawan) atau et.al.Misal : Bryan, Nathan, Andra, dan Spencer , ditulis -> Bryan,dkk.
Apabila dalam sebuah daftar pustaka terdapat dua atau lebih buku yang ditulis oleh penulis yang sama, maka pengurutannya berdasarkan tahun terbitnya, dan nama penulis cukup ditulis sekali dan selanjutnya digantikan dengan garis.
Pemisahan antara nama belakang dan nama depan menggunakan tanda koma (,).
Setelah unsur nama penulis diakhiri tanda titik (.).
2. Tahun terbit.

Apabila ada 2 buku atau lebih yang ditulis oleh penulis yang sama, maka yang dituliskan lebih dulu adalah yang tahun terbitnya paling dulu.
Apabila buku tersebut tidak diketahui tahun terbitnya, maka cukup ditulis dengan t.t. (tanpa tahun).
3. Judul buku.

Semua huruf pertama dari tiap kata ditulis dengan huruf kapital, kecuali kata tugas.
Jika daftar pustak diketik dengan komputer, maka judul ditulis dengan huruf miring. Jika ditulis tangan, maka diberi garis bawah.
Pemisahan antara judul buku dengan tahun terbit menggunakan tanda titik.
4. Tempat terbit.

Cukup menyebutkan kota lokasi penerbit buku.
Pemisahan antara unsur tempat terbit dengan nama penerbit menggunaka titik dua (:).
5. Nama penerbit.

Cukup menuliskan nama perusahaan penerbitnya.
Setelah unsur nama penerbit diakhiri tanda titik.
Aturan umum penulisan daftar pustaka :

Penyusunan daftar pustaka disusun secara alfabetis berdasarkan nama belakang penulis.
Penulisan daftar pustaka tidak perlu diberi nomor urut.
Daftar pustaka diletakkan di bagian akhir karya ilmiah.
Gelar akademik, pangkat, kebangsawanan tidak perlu dicantumkan.
Contoh penulisan daftar pustaka :

1. Dari internet -> Hasibuan, Rusli. “Menanam Jengkol di Bukit Kapur.” http://www.duniatani.or.id/riset/rusli/palawija_jengkol.html (diakses tanggal 12 Juni 2003)

2. Dari buku -> Hidayat, Komarudin.1996.Memahami Bahasa Agama : Sebuah Kajian Hermeneutik.Jakarta : Paramadina.

3. Dari surat kabar -> Shahab, Alwi. Ibadah Haji Tempo Doeloe. Republika, 01 Agustus 2004. Hlm. 24.

4. Dari majalah -> Soeara Moehammadijah, No. 4 Rabi’oel Awal 1354 H – Djoeni 1935, Tahoen XVII.

5. Dari makalah seminar -> Kartodirdjo, A. Sartono. 1993. Historiografi Tradisional dan Modern: Fungsi dan Strukturnya. Makalah disajikan dalam Simposium Internasional Ilmu-Ilmu Humaniora II Bidang Sejarah dan Linguistik, Fakultas Sastra Universitas Gadjah Mada, Yogyarakta, 26-27 April 1993.

6. Dari artikel yang diedit dalam satu buku -> Sulaiman, Eman. 2007. “Batik Klasik: Pesan Masa Lalu untuk Masa Depan”, dalam Pesona Batik: Warisan Budaya yang Mampu Menembus Ruang dan Waktu. Jakarta: Yayasan Kadin Indonesia.

7. Dari artikel -> Khansari, DN, Murgo AJ, Faith RE. 1990. “Effects of Stress on the Immune System”. Immunology Today, 11: 170–175.

8. Dari kumpulan tulisan -> Kartodirdjo, A. Sartono, Marwati Djoened, dan Nugroho Notosusanto (ed.) 1993. Sejarah Nasional Indonensia. Jilid 1. Jakarta: Balai Pustaka.

9. Dari arsip -> Algemeene Secretarie 22 Augustus 1914, No. 81, ANRI.

10. Dari undang-undang -> Republik Indonesia. 2002. Undang-Undang No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Republik Indonesia.

Sumber : https://posts.teachable.com/p/hormonal-and-mental-health