FKM Unair-Pemkab Probolinggo Kerjasama Atasi Stunting

FKM Unair-Pemkab Probolinggo Kerjasama Atasi Stunting

FKM Unair-Pemkab Probolinggo Kerjasama Atasi Stunting

FKM Unair-Pemkab Probolinggo Kerjasama Atasi Stunting
FKM Unair-Pemkab Probolinggo Kerjasama Atasi Stunting

Persentase kasus stunting atau gizi buruk di Kabupaten Probolinggo tergolong tinggi. Angka stunting di kabupaten ini masih mencapai 39,9 persen dari 49,6 persen balita di Probolinggo.

Kendati demikian, angka ini sudah mengalami penurunan sekitar 9,5 persen dari kurun waktu 2013 hingga 2019.

Menyikapi persoalan tersebut, Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga

(UNAIR) bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Probolinggo menangani persoalan stunting dengan mengawal penyusunan program khusus stunting yang diberi nama Laduni (layanan terpadu pranikah).

Kerjasama MOU itu ditandatangani langsung oleh Wakil Rektor 3 UNAIR yaitu Prof. Ir. Moch Amin Alamsjah, Ir., M.Si., Ph.D dan Kepala Bupati Hj. Puput Tantriana Sari, SE.

Dr. Sri Sumarmi, S.K.M., M.Si selaku Ketua Pendamping dari UNAIR mengungkapkan bahwa pecegahan dan penanggulangan stunting itu akan terus digalakkan yaitu dengan melakukan pendampingan, pelatihan, serta monitoring dari tingkat kabupaten hingga desa.

Menurutnya, program laduni merupakan pelayanan yang bersifat menyeluruh kepada calon

pengantin yang akan melakukan pernikahan. Hal itu difasilitasi dengan pelayanan konseling serta pelayanan kesehatan untuk 100 hari pertama sebelum hamil.

“Masalah stunting adalah masalah bersama dengan melibatkan lintas sektor dan kemudian disosialisasikan kepada masyarakat khususnya kaum perempuan dan ibu hamil,” ungkapnya.

Lanjutnya, pemberian edukasi dan nutrisi micro nutrient merupakan hal yang sangat

penting untuk menurunkan angka stunting agar bayi tidak lahir prematur atau lahir dalam ukuran kecil. Sehingga angka kesehatan dan bayi di daerah Probolingoo menjadi semakin meningkat.

 

Sumber :

https://inkhive.com/2019/11/08/what-is-fable-and-what-are-its-types/