Guru Besar PTK Kurang Diapresiasi, Ini Kata Kemenag

Guru Besar PTK Kurang Diapresiasi, Ini Kata Kemenag

Guru Besar PTK Kurang Diapresiasi, Ini Kata Kemenag

Guru Besar PTK Kurang Diapresiasi, Ini Kata Kemenag
Guru Besar PTK Kurang Diapresiasi, Ini Kata Kemenag

Apresiasi dunia internasional terhadap Guru Besar Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK), masih dirasa kurang. Padahal kontribusi terhadap keilmuannya cukup besar.

Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag), Kamaruddin Amin

mengungkapkan semestinya guru besar PTK bisa dipandang di dunia Internasional.

“Menjadi kegelisahan saya, PTK belum punya banyak resourches guru besar yang tampil di panggung Internasional,” ujar Kamaruddin di UIN Syarif Hidayatullah, Tangerang Selatan, Senin (16/4).

“Jadinya apa kita belum dikenal secara Internasional, selain itu jurnal juga belum banyak dan belum diakui dunia,” tambahnya.

Dirinya melihat sebenarnya, PTK memiliki guru besar yang kredibel. Namun, memang

kurang mendapatkan ruang dan terbatas anggaran yang ada.

Senada dengan Kamaruddin, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mohammad Nasir mendorong agar Kemenag bisa memfasilitasi dan menghantarkan guru besar PTK ke panggung Internasional.

“Ya itu lah tidak terkenal karena publikasinya juga kurang. Itu sangat penting. Bagaimana kita mengumumkan kepada publik. Kita harus publikasi terus,” ujar Nasir dalam kesempatan yang sama.

Nasir berharap Kemenag dapat membina dan memberikan pacuan agar guru besar PTK

tidak berpuas diri.

Sehingga, dunia Pendidikan Tinggi Indonesia tidak hanya Perguruan Tinggi umum saja yang teruji, namun PTK juga.

“Upayanya, kemenag haru mendorong para dosen untuk maju di internasional. Jadi, jangan katak dalam tempurung,” pungkasnya.

 

Sumber :

https://miralaonline.net/nomina-dan-pronomina-adalah/