Infobiz.co.id

Infobiz.co.id Situs Berita Seputar Teknologi Terbaru, Informasi Games Terupdate, Keamanan Digital, Aplikasi Dan Cyber Attack Reporting.

Larutan Elektrolit

Larutan Elektrolit

Larutan yang dapat menghantarkan arus listrik disebut larutan elektrolit. Senyawa elektrolit adalah senyawa yang di larutkan dalam  air dan dapat mengalami ionisasi, umumnya senyawa elektrolit berupa garam yang terdiri dari ion positif dan negative pada saat pembentukannya. Contohnya senyawa elektrolit yaitu NaCl, KCl, NaBr, CaCl2, dan Na2SO4.

Larutan Elektrolit

Larutan elektrolit terbagi dua yaitu:

1)      Larutan Elektrolit Kuat

Larutan elektrolit kuat ditandai dengan adanya ion-ion yang bergerak bebas. Contoh elektrolit kuat dari percobaan yang kami lakukan yaitu Larutan NaCl karena pada elektroda banyak timbul gelembung gas dan pada lampu menyala terang. Teori ini sudah sesuai dengan hasil percobaan yang kami lakukan.

NaCl merupakan senyawa ionic, yaitu senyawa yang proses pembentukannya terdiri dari ion positif (Na+) dan ion negatif (Cl – ). Struktur kristal NaCl terdiri dari ion-ion yang rapat jika dilarutkan dalam air, molekul air akan merenggangkan ion-ion tersebut, sehingga ion akan terpisah-pisah seperti daun talas dangan air yang tidak bisa menyatu.
Reaksi pelarutan:    NaCl  ――→ Na+(ag) + Cl(ag)

Muatan dari ion tersebut akan menghantarkan arus listrik dari satu karbon ke karbon lainnya, sehingga lampu dapat menyala.

2)      Larutan Elektrolit Lemah

Dikatakan elektrolit lemah karena ion-ion yang bergerak bebas hanya sedikit. Adapun yang termasuk elektrolit lemah dari hasil percobaan kami yaitu larutan asam cuka (CH3COOH), dimana larutan ini ditandai dengan adanya gelembung gas pada batang karbon dan lampu tidak menyalah.  Tetapi sesuai dengan sumber dari internet yang kami buka yang menyatakan bahwa, larutan CH3COOH lampunya menyala redup hal ini dikarenakan larutan CH3COOH  tidak mengalami ionisasi secara sempurna sehingga jumlah ion yang terdapat pada larutan tidak banyak dan menyebabkan nyala lampu redup. Keredupan tersebut tergantung pada konsentrasi larutan karena larutan yang encer tidak dapat menyalakan bola lampu, dan kami menyadari kekeliruan kami, semuanya itu mungkin disebabkan oleh alat yang kami gunakan.

  1. Larutan Non-Elektrolit

Larutan non-elektrolit adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik, dimana senyawa yang dilarutkan dalam air tidak dapat terionisasi . Umumnya senyawa non-elektrolit ini berupa senyawa karbon yang berikatan kovalen, misalnya gula, urea, dan minyak, senyawa tersebut utuh dalam bentuk molekulnya dan tidak bermuatan. Contohnya pada larutan gula.

Molekul-molekul pada larutan gula tidak terionisasi sehingga tidak ada ion-ion yang bermuatan. Akibatnya molekul-molekul air dan larutan gula tidak dapat menghantarkan arus listrik (lampu tidak menyala dan pada batang karbon tidak timbul gelembung gas). Hal ini disebabkan karena larutan gula tidak dapat terionisasi sama sekali. Namun teori ini tidak sesuai dengan hasil percobaan kami, dan kami menyadari ketidak sesuaian ini dikarenakan batang karbon (elektroda) yang kami gunakan pada larutan garam tidak dicuci bersih saat kami pindahkan kelarutan gula.


Sumber: https://promo-honda.id/huawei-hilangkan-jack-3-5mm-earphone-di-mate-10-pro/

infobiz

Kembali ke atas