Infobiz.co.id

Infobiz.co.id Situs Berita Seputar Teknologi Terbaru, Informasi Games Terupdate, Keamanan Digital, Aplikasi Dan Cyber Attack Reporting.

Memahami cara penularan kusta

Memahami cara penularan kusta

Cara-cara penularan penyakit kusta sampai saat ini masih merupakan tanda tanya. Yang diketahui hanya pintu keluar kuman kusta dari tubuh si penderita, yakni selaput lendir hidung. Tetapi ada yang mengatakan bahwa penularan penyakit kusta adalah sebagai berikut :

  1. Melalui sekret hidung, basil yang berasal dari sekret hidung penderita yang sudah mengering, diluar masih dapat hidup 2–7 x 24 jam.
  2. Kontak kulit dengan kulit. Syarat-syaratnya adalah harus dibawah umur 15 tahun, keduanya harus ada lesi baik mikroskopis maupun makroskopis, dan adanya kontak yang lama dan berulang-ulang.

Klinis ternyata kontak lama dan berulang-ulang ini bukanlah merupakan faktor yng penting. Banyak hal-hal yang tidak dapat di terangkan mengenai penularan ini sesuai dengan hukum-hukum penularan seperti halnya penyakitpenyakit terinfeksi lainnya.

  1. Memahami ciri-ciri penyakit kusta

Tanda-tanda penyakit kusta bermacam-macam, tergantung dari tingkat atau tipe dari penyakit tersebut. Di dalam tulisan ini hanya akan disajikan tanda-tanda secara umum tidak terlampau mendetail, agar dikenal oleh masyarakat awam, yaitu:

  1. Adanya bercak tipis seperti panu pada badan/tubuh manusia.
    · Pada bercak putih ini pertamanya hanya sedikit, tetapi lama-lama semakin melebar dan banyak.
  2. Adanya pelebaran syaraf terutama pada syaraf ulnaris, medianus, aulicularis magnus seryta peroneus. Kelenjar keringat kurang bekerja sehingga kulit menjadi tipis dan mengkilat.
  3. Adanya bintil-bintil kemerahan (leproma, nodul) yarig tersebar pada kulit.
  4. Alis rambut rontok.
  5. Muka berbenjol-benjol dan tegang yang disebut facies leomina (muka singa).

Gejala-gejala umum pada kusta, reaksi :

  1. Panas dari derajat yang rendah sampai dengan menggigil.
  2. Anoreksia.
  3. Nausea, kadang-kadang disertai vomitus.
  4. Cephalgia.
  5. Kadang-kadang disertai iritasi, Orchitis dan Pleuritis.
  6. Kadang-kadang disertai dengan Nephrosia, Nepritis dan hepatospleenomegali.

baca juga :

POS-POS TERBARU

infobiz

Kembali ke atas