Infobiz.co.id

Infobiz.co.id Situs Berita Seputar Teknologi Terbaru, Informasi Games Terupdate, Keamanan Digital, Aplikasi Dan Cyber Attack Reporting.

Model Kolaborasi

Model Kolaborasi

Model terakhir berupa kolaborasi dari semua model merupakan upaya untuk mengoptimalkan kelebihan setiap model dan menutupi kekurangan masing-masing pada sisi lain. Dengan kata lain model ini merupakan sintesis dari model-model terdahulu. Pada model ini selain diposisikan sebagai mata pelajaran secara otonom, pendidikan karakter dipahami sebagai tanggung jawab sekolah bukan guru mata pelajaran semata.Karena merupakan tanggung jawab sekolah maka setiap aktifitas sekolah memiliki misi pembentukan karakter.Setiap mata pelajaran harus berkontribusi dalam pembentukan karakter dan penciptaan pola pikir moral yang progresif.Sekolah dipahami sebagai sebuah miniatur masyarakat sehingga semua komponen sekolah dan semua kegiatannya merupakan media-media pendidikan karakter.Berbagai kegiatan diselenggarakan untuk membawa siswa ke dalam pengalaman nyata penerapan karakter, baik sebagai kegiatan ekstrakurikuler yang terprogram maupun kegiatan insidentil sesuai dengan fenomena yang berkembangan di masyarakat.

Keempat model di atas dapat diumpamakan wadah yang memberikan ruang gerak pada pendidikan karakter.Selanjutnya agar gerak tersebut efektif dan efisien diperlukan pemilihan metode pembelajaran dalam upaya pembentukan karakter positif dalam diri siswa.Apa pun metode yang dipilih, hal yang harus digarisbawahi adalah pelibatan aspek kognitif, afektif dan perilaku siswa secara simultan.

Dalam implementasinya pendidikan karakter umumnya dintegrasikan dalam pembelajaran pada setiap mata pelajaran. Mata pembelajaran yang berkaitan dengan norma atau nilai-nilai pada setiap mata pelajaran perlu dikembangkan, dan dikaitkan dengan konteks kegidupan sehari-hari. Dengan demikian, pembelajaran nila-nilai karakter tidak hanya pada tataran kognitif, tetapi menyentuh pada internalisasi, dan pengalaman nyata dalam kehidupan peserta didik sehari-hari di masyarakat.

Selanjutnya Ada dua model pembelajaran pendidikan karakter yang ditawarkan oleh Dharma Kesuma, M.Pd. Kedua model pembelajaran tersebut yaitu: Model Reflektif dan Model Pembelajaran Pembangunan Nasional. [16]

  1. Model Reflektif

Model reflektif ini berdasarkan asumsi dasar bahwa setiap manusia memiliki sisi religi/keagamaan yang tidak dapat dipungkiri kebenarannya. Setiap manusia akan mempertanyakan mengapa dia ada dan untuk apa dia ada. Pertanyaan tersebut menunjukkan bahwa manusia akan selalu berfikir mengena

sumber :
http://blog.dinamika.ac.id/arya/2020/06/06/kinemaster-pro/

infobiz

Kembali ke atas