Infobiz.co.id

Infobiz.co.id Situs Berita Seputar Teknologi Terbaru, Informasi Games Terupdate, Keamanan Digital, Aplikasi Dan Cyber Attack Reporting.

OPINI: realme Jadi Batu Sandungan Redmi di Indonesia

OPINI: realme Jadi Batu Sandungan Redmi di Indonesia

 

OPINI realme Jadi Batu Sandungan Redmi di Indonesia
OPINI realme Jadi Batu Sandungan Redmi di Indonesia

Dalam waktu dekat realme akan segera merilis smartphone barunya di Indonesia. Ya! Ada dua smartphone yang akan diperkenalkan oleh realme, yakni realme 5 dan realme 5 Pro. Keduanya datang sebagai amunisi baru dari realme untuk menggaet pasar anak muda kelas menengah.

Harus diakui, realme memang masih seumur jagung, tetapi sepak terjang mereka di pasar smartphone di Indonesia begitu gesit. Ini berbeda dengan pergerakan Redmi yang dimotori oleh Xiaomi. Ya! Bisa dibilang Redmi kurang begitu gesit untuk memenuhi keinginan Mi Fans di Tanah Air.
Jajaran smartphone realme di tahun 2019

Mari kita lihat bagaimana gesitnya realme di Indonesia pada tahun ini. Ya! Pada awal tahun ini, tepatnya akhir bulan Februari 2019 realme memboyong realme C1 (2019). Menyasar konsumen entry-level, smartphone ini datang dengan RAM sebesar 2 GB dengan penyimpanan internal 32 GB dan sudah diotaki Snapdragon 450.

Kejutan berikut, realme juga memboyong realme 3 ke Indonesia. Ya! Smartphone ini datang sebagai penerus dari realme 2 yang diperkenalkan pada tahun lalu. Berbekal SoC MediaTek Helio P60, realme 3 datang dengan pilihan RAM sebesar 3 GB dan 4 GB serta internal storage berkapasitas 32 GB dan 64 GB.

realme 3 juga datang dengan baterai berkapasitas besar, yakni 4.230 mAh. Dukungan kameranya juga tak kalah menarik. Di bagian belakang ada kamera ganda 13 MP + 2 MP yang sudah dibekali teknologi AI. Sementara, kamera depannya memiliki sensor 13 MP dengan bukaan f/2.0.

Nah! Pada bulan Mei 2019, realme kembali

membuat kejutan. Tak main-main, realme memboyong realme 3 Pro dan realme C2. Sudah barang tentu, realme 3 Pro datang untuk menyasar konsumen yang menginginkan peningkatan dari realme 3. Sedangkan realme C2 hadir sebagai penerus dari realme C1 dan realme C1 (2019).

Masuk ke bulan Juli 2019, realme kembali menggedor pasar Indonesia. Kali ini realme memboyong “jagoannya”, yakni realme X yang punya kamera depan model pop-up 16 MP dengan bukaan f/2.0. Tak hanya itu, smartphone yang diotaki Snapdragon 710 ini juga membawa kamera belakang dengan sensor 48 MP f/1.7.

Tak berhenti sampai di situ, realme juga akan kembali membuat kejutan di Indonesia dengan memboyong realme 5 Series pada bulan September 2019 ini. Ya! Mereka akan memboyong dua smartphone baru yang tak kalah menarik, realme 5 dan realme 5 Pro. Smartphone ini akan dikenalin pada tanggal 19 September 2019.
Jajaran smartphone Redmi di tahun 2019

Redmi yang kini menjadi brand di bawah Xiaomi pada awal tahun ini di pasar Indonesia memboyong Redmi Go. Smartphone yang berjalan dengan sistem operasi Android 8.1 Oreo (Go Edition) ini resmi masuk pasar Indonesia pada bulan Maret 2019.

Jika melihat spesifikasi yang disodorkan, smartphone ini memang menyasar konsumen entry-level. Redmi Go hanya ditenagai chipset Snapdragon 425 yang dikawinkan dengan RAM sebesar 1 GB dan internal storage berkapasitas 8 GB. Redmi menjual smartphone ini seharga Rp899.000.

Setelah memanjakan konsumen entry-level, Redmi mencoba bertarung di pasar kelas menengah ke bawah dengan memboyong Redmi Note 7. Sama seperti realme X, nilai jual dari smartphone ini adalah dukungan kamera 48 MP. Selain itu, smartphone ini juga sudah ditenagai SoC Snapdragon 660 dan baterai 4.000 mAh.

Smartphone Redmi berikutnya yang melenggang

resmi di Indonesia adalah Redmi 7. Lagi dan lagi, smartphone ini datang untuk memanjakan konsumen entry-level. Bagaimana tidak! Smartphone ini dijual seharga Rp1 jutaan. Daya tariknya, punya dukungan kamera ganda di bagian belakang (12 MP + 2 MP) dan baterai 4.000 mAh.

Alih-alih tidak mau membawa “jagoannya”, yakni Redmi Note 7 Pro, Redmi justru kembali memanjakan konsumen entry-level di Indonesia dengan mengahdirkan Redmi 7A. Ya! Smartphone yang diboyong ke Indonesia pada awal Agustus 2019 lalu dibanderol seharga Rp1 jutaan.
Keluh kesah netizen

Melihat perjalanan Redmi di Indonesia yang notabene melekat erat dengan Xiaomi, akhirnya tak sedikit netizen yang berkomentar miring. Ya! Mereka tentu saja mempertanyakan sepak terjang Redmi di Indonesia yang masih enggan untuk memboyong “jagoannya”.

Seperti yang kita tahu,

Redmi punya Redmi Note 7 Pro yang sangat diagung-agungkan. Namun, Redmi sepertiya enggan untuk membawa smartphone tersebut ke Indonesia. Jika kita melihat pergerakan realme, mereka begitu ngotot untuk memboyong realme X.

Kita juga tahu, bahwa Redmi sudah memperkenalkan Redmi Note 8 dan Redmi Note 8 Pro. Lagi dan lagi, belum ada sinyal positif dari Redmi untuk memboyong salah satu dari kedua smartphone tersebut ke Indonesia. Di sisi lain, realme semakin kencang berlari dengan memperkenalkan realme 5 dan realme 5 Pro.

Wajar jika netizen bertanya-tanya, “ada apa dengan Redmi?”

sumber :

https://furnituremebeljepara.co.id/axes-io-apk/

infobiz

Kembali ke atas