Infobiz.co.id

Infobiz.co.id Situs Berita Seputar Teknologi Terbaru, Informasi Games Terupdate, Keamanan Digital, Aplikasi Dan Cyber Attack Reporting.

Pelanggaran HAM yang dilakukan

Pelanggaran HAM yang dilakukan

Berdasarkan kronologi perkara diatas dapat kita analisa kasus penyerangan tersebut termasuk pelanggaran HAM. Karena kasus tersebut dapat di kategorikan sebagai pelanggaran HAM, maka hakikatnya akan ada Siapa pihak yang melanggar HAM dan Siapa pihak yang di langgar HAM.nya.

Berdasarkan sumber informasi kronologi perkara di atas dapat diketahui :
1.    Pihak yang melaggar HAM adalah 11 oknum anggota Kopassus termasuk di dalamnya ketiga pelaku yang bertindak sebagai eksekutor, yaitu : Terdakwa Serda Ucok Tigor sebagai eksekutor ke-1, Terdakwa Sertu Sugeng sebagai eksekutor ke-2 dan terdakwa Koptu Kodik sebagi eksekutor ke-3,Yang menembak mati ke-4 preman di dalam lapas cebongan dan angota kopassus yang lain sebagai pelaku penganiayaan terhadap petugas sipir, dengan alasan membalas dendam atas kematian rekannya yang di bunuh dan di keroyok oleh ke-4 preman tersebut.

2.    Pihak yang di langgar HAM.nya adalah :

–    Sipir Lapas, sipir tersebut mendapatkan kekerasan penganiayaan oleh belasan anggota kopassus saat penyerangan berlangsung.
–    4 preman tersangka yang mendekam di lapas cebongan karena kasus pengeroyokan dan pembunuhan terhadap Serka Heru Santoso di Hugo’s Cafe pada 19 Maret 2013 dan pengeroyokan terhadap mantan anggota Kopassus Sertu Sriyono pada  20 Maret 2013,yakni Gameliel Yermiyanto Rohi Riwu, Adrianus Candra Galaja, Hendrik Angel Sahetapi alias Deki, dan Yohanes Juan Manbait, yang menyebabkan ke-empat tersangka ini tewas di tembak dalam penyerangan oleh belasan anggota kopassus tersebut.

D.    Dasar Hukum    :
Berdasarkan duduk perkara / kronologi perkara di atas, kasus tersebut dikategorikan dan dikatakan termasuk kasus pelanggaran HAM berdasarkan pasal-pasal yang di atur dalam konstitusi kita( UUD NRI 1945 pasal 28A-J tentang HAM ) dan UU yang lebih khusus mengatur tentang HAM ( UU No.39 tahun 1999 ), yaitu :
1.    UUD NRI 1945 :
–    Pasal 28D ayat 1 : “Setiap orang berhak atas pengakuan, jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama dihadapan hukum”.
–    Pasal 28G ayat 1 : “Setiap orang berhak atas perlindungan diri pribadi, keluarga, kehormatan,martabat, dan harta benda yang dibawah kekuasaannya, serta berhak atas rasa aman dan perlindungan dari ancaman ketakutan untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu yang merupakan hak asasi.”
–    Pasal 28I ayat 1 : “Hak untuk hidup, hak untuk tidak disiksa, hak kemerdekaan pikiran dan hati nurani, hak beragama, hak untuk tidak diperbudak, hak untuk diakui sebagai pribadi dihadapan hukum, dan hak untuk tidak dituntut atas dasar hukum yang berlaku surut adalah hak asasi manusia yang tidak dapatdikurangi dalam keadaan apa pun.”
–    Pasal 28I ayat 4 : “Perlindungan, pemajuan, penegakan, dan pemenuhan hak asasi manusia adalah tanggung jawab negara, terutama pemerintah.”

2.    UU No.39 tahun 1999 :
–    Pasal 3 ayat 2    : “Setiap orang berhak atas pengakuan, jaminan, perlindungan dan perlakuan hukum yang adil serta mendapat kepastian hukum dan perlakuan yang sama di depan hukum.”
–    Pasal 3 ayat 3    : “Setiap orang berhak atas perlindungan hak asasi manusia dan kebebasan dasar manusia, tanpa diskriminasi.”
–    Pasal 5 ayat 1    : “Setiap orang diakui sebagai manusia pribadi yang berhak menuntut dan memperoleh perlakuan serta perlindungan yang sama sesuai dengan martabat kemanusiaannya di depan hukum.”
–    Pasal 9 ayat 1    : “Setiap orang berhak untuk hidup, mempertahankan hidup dan meningkatkan taraf kehidupannya.
–    Pasal 33 ayat 1: “Setiap orang berhak untuk bebas dari penyiksaan, penghukuman atau perlakuan yang kejam, tidak manusiawi, merendahkan derajat dan martabat kemanusiaannya.”
–    Pasal 33 ayat 2 : “Setiap orang berhak untuk bebas dari penghilangan paksa dan penghilangan nyawa.”

E.    Sumber Informasi    :
•    Saya mengetahui perkara tersebut dari beberapa sumber, yaitu :
a.    Media massa elektronik ( TV dan Radio )
b.    Media Cetak ( Koran )
c.    Internet :
– http://herybastyani.blogspot.com/2013/06/analisis-kasus-penyerangan-lapas_16.html,
– http://www.radioaustralia.net.au/indonesian/2013-09-05/tiga-eksekutor–penyerangan-lp-cebongan-divonis-beragam-611-tahun-penjara/1186511,
-http://lipsus.kompas.com/topikpilihanlist/2410/1/anggota.kopassus.serang.lp.cebongan

•    Dasar Hukum yang membuat saya yakin bahwa kasus tersebut termasuk pelanggaran HAM adalah sesuai analisis saya terhadap pasal-pasal yang telah diatur sesuai  :

 

infobiz

Kembali ke atas