Infobiz.co.id

Infobiz.co.id Situs Berita Seputar Teknologi Terbaru, Informasi Games Terupdate, Keamanan Digital, Aplikasi Dan Cyber Attack Reporting.

Pengetahuan Umum Tentang Galaksi

Pengetahuan Umum Tentang Galaksi

Pengetahuan Umum Tentang Galaksi
Pengetahuan Umum Tentang Galaksi

A. Galaksi 

Istilah galaksi dipakai untuk menyebut sekelompok bintang yang membentuk suatu susunan tertentu dan terkonsentrasi disatu pusat. Pada umumnya galaksi terbentuk dari 10 juta tahun sampai 10 trilyun bintang, sehingga jarak sebuah galaksi dari ujung satu keujung yang lainnya bisa berkisar antara ribuan hingga ratusan ribu tahun cahaya. Sebagai Obyek penelitian galaksi trmasuk fenomena yang sangat rumit, pasalnya jagat raya sangatlah luas. Dari hasil penelitian diberbagai pelosok jagad raya, diperkirakan galaksi yang ada berjumlah sekitar ratusan milyar! itu belum termasuk konstelasi yang sulit diobservasi lantaran jaraknya yang luar biasa jauh.


B. Proses Terbentuknya Galaksi 

Sampai saat ini pembentukan galaksi masih merupkan tanda tanya besar bagi para pakar astronomi. Teori yang muncul terbagi kedalam dua kategori besar, top-down serta bottom up. Teori-teori yang termasuk ke dalam kategori top-down biasanya menyebutkan adanya unsur protogalaxy (partikel benda langit) berkelompok membentuk galaksi. Teori ini menyebutkan durasi yang diperlukan sekitar 100 juta tahun. Sedagkan dari teori bottom-up, para astronom meyakini sejumlah bintang yang letaknya berdekatan (globular cluster) menggabungkan diri menjadi satu galaksi.

C. Macam-Macam Galaksi

Banyaknya teori bermunculan tentang pembentukan galaksi dilatari oleh bentuk sejumlah galaksi temuan yang berbeda-beda.

Elliptical Galaxy
Sesuai namanya galaksi ini terbentuk seperti elips alias bulat lonjong. Galaksi jenis ini diyakini terbentuk sesuai dengan teori globular cluster. Termasuk galaksi jenis ini diantaranya ialah M32 (NGC221), M49 (NGC4472), M60 (NGC4649. Serta M80 (NGC 4486).

Lenticular Galaxy 

 Struktur galaksi yang satu ini berbentuk seperti disket. Diperkirakan bentuk seperti ini berasal dari galaksi eliptikal yang energinya mulai melemah. Galaksi jenis ini terdiri atas M84 (NGC4374), M85 (NGC 4382), Serta M102 (NGC5866) atau Spindle.

Spiral Galaxy 

Istilah spiral muncul lantaran adanya sekelompok bintang yang menjulur keluar seperti tangan melambai dari arah pusat. Kuatnya gravitasi serta rotasi dari pusat galaksi menyebabkan munculnya bentuk seperti ini. Contohnya M31 (NGC224) atau Andromeda, M33 (NGC598) atau Triangulum.

Barred Spiral Galaxy 

Galaksi jenis ini terlihat seperti sebuah sabuk dengan lengan yang melambai pada kedua ujungnya. Perkiraan terbentuknya galaksi ini diawali dengan pembentukan sabuk yang terdiri atas bintang-bintang berenergi kuat, lalu rotasi pusat membentuk lenganya. Contoh galaksi ini adalah M58 (NGC4579).

Irregular Galaxy 

Tidak seperti galaksi lainnya, galaksi ini sulit ditentukan bentuknya. Kadang bisa berbentuk spiral atau elips, atau malah tidak beraturan. Diperkirakan awalnya berbentuk spiral atau elips. Tapi berantakan lagi karena pengaruh gravitasi. Galaksi jenis ini yang paling sering diamati adalah M82 (NGC3034) atau Cigar.

D. Sistem Penamaan Galaksi 

Cara penamaan yang digunakan adalah dengan kode M serta NGC. Kode M berasal dari Messier, sedangkan NGC singkatan dari New General CatalogueMessier berasal dari nama ahli astronomi Perancis bernama Charles Messier (1730-1817) yang gemar mengamati komet. Penamaan galaksi dengan kode M adalah penghormatan atas jasanya menerbitkan katalog obyek langit, termasuk gugusan bintang atau galaksi. Hingga kini katalog sudah bertambah hingga galaksi ke-104. Stelah Katalog obyek langit Messier diterbitkan, para astronom amatiranpun jadi ikut-ikutan mencari obyek serupa. Ternyata yang ditemukan oleh para amatiran ini lebih banyak lagi, mecapai sekitar 8000 obyek langit. Meski beberapa diantaranya ada yang udah termasuk dalam katalog Messier. Akhirnya katalog hasil penelitian para amatiran ini diterbitkan oleh J.L.E Dreyer, astrronom asal Denmark. Katalog inilah yang kemudian diberi nama NGC.

Sumber : https://how.co.id

infobiz

Kembali ke atas