Infobiz.co.id

Infobiz.co.id Situs Berita Seputar Teknologi Terbaru, Informasi Games Terupdate, Keamanan Digital, Aplikasi Dan Cyber Attack Reporting.

Percetakan Al-Qur’an

Percetakan Al-Qur’an

Percetakan Al-Qur’an
Percetakan Al-Qur’an

Al-Qur’an pertama kali dicetak

di Hamburg, Jerman pada tahun 1113 H. salah satu mushaf hasil cetakan pertama ini konon terdapat di Dar al-Kutub al-Arabiyah, Mesir. Sementara itu di Turki, al-Qur’an dicetak untuk pertama kalinya pada tahun 1129 H, kemudian menyusul Iran pada tahun 1248 H. pada tahun 1342 H di Mesir dicetak al-Qur’an dengan rasm serta huruf seperti yang kita kenal saat ini. Mushaf tersebut ditulis sesuai dengan qiraat Hafsh yang telah dijadikan pegangan seluruh kaum muslim berdasarkan ijma’. Mushaf tersebut dicetak ulang jutaan eksemplar setiap tahunnya.

Di Madinah saat ini terdapat percetakan al-Qur’an yang diklaim terbesar di dunia. Percetakan itu mulai dibangun oleh Raja Fahd pada 2 November 1982. Pada Oktober 1984 mulailah al-Qur’an diproduksi di sini. Hingga saat ini produksi al-Qur’an dengan berbagai ukuran mencapai sekitar 12 juta eksemplar per tahun. Percetakan ini menempati area seluas 1.250 meter persegi, berada di ujung jalan arah barat Madinah menuju Tabuk. Selain gedung percetakan, di kompleks percetakan itu juga ada gudang, masjid, show room produksi sekaligus toko tempat penjualan, asrama untuk karyawan, klinik, dan perpustakaan.

Percetakan ini tak hanya mencetak al-Qur’an dalam bahasa aslinya, yakni bahasa Arab, tetapi juga dalam berbagai bahasa terjemahan. Paling tidak saat ini sudah diterbitkan al-Qur’an dan terjemahannya dalam 50 bahasa, termasuk bahasa Indonesia. Dalam pengantar al-Qur’an berbahasa Indonesia yang dicetak dalam percetakan ini disebutkan, ” Dengan ini Departemen Urusan Agama Islam, Wakaf, Da’wah, dan Irsyad Kerajaan Saudi Arabia yang menaungi Mujtama’ Malik Fahd Li Thiba’at al-Mushaf asy-Syarif (Kompleks Percetakan Al-Qur’an al-Karim Kepunyaan Raja Fahd) di Madinah al-Munawwaroh menyampaikan rasa gembira dan penghargaan kepada mujtama’ atas dicetaknya al-Qur’an al-Karim ini dan diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Kami memohon kepada Allah agar upaya tersebut member manfaat kepada seluruh umat Islam, dan semoga Allah membalas Khadim al-Haramain asy-Syarifain al-Malik Fahd bin Abd al-Aziz as-Saud dengan sebaik-baik balasan atas pengorbanannya yang mulia dalam upaya melancarkan tersebarnya kitab Allah yang mulia ini. Hanya Allah lah sumber kesuksesan.”

Al-Qur’an yang dicetak di percetakan itu dibagikan secara gratis ke seluruh dunia

 seperti melalui masjid-masjid. Demikian juga kepada para jamaah haji, mereka mendapat al-Qur’an secara gratis pada waktu hendak menaiki pesawat terbang untuk kembali ke Negara masing-masing.

Baca Juga:

infobiz

Kembali ke atas