Prinsip Bimbingan dan Konseling

Prinsip Bimbingan dan Konseling

Prinsip Bimbingan dan Konseling

Prinsip Bimbingan dan Konseling
Prinsip Bimbingan dan Konseling

 

Prinsip-prinsip bimbingan dan konseling

yang di maksud di sini adalah hal-hal yang menjadi pegangan dalam bimbingan dan konseling.

Haditono (dalam Bimo Walgito, 2010)

mengemukakan 12 prinsip bimbingan sebagai berikut:

  • Bimbingan dan kosenling di maksudkan untuk anak-anak, orang dewasa dan orang yang sudah tua
  • Tiap aspek dari kepribadian seseorang menentukan tingkah laku orang itu. Dengan demikian, bimbingan yang bertujuan memajukan penyesuaian individu harus pula memajukan individu it dalam semua aspek-aspek tadi.
  • Usaha-usaha bimbingan pada prinsipnya harus menyeluruh kesemua orang yang mempunyai berbagai masalah untuk yang butuh pertolongan
  • Sehubungan dengan prinsip yang kedua, semua guru di sekolah seharusnya menjadi pembimbing karena semua murid juga membutuhkan bimbingan
  • Sebaiknya semua usaha pendidikan adalah bimbingan sehingga alat-alat dan teknik mengajar juga sebaiknya mengandung suatu dasar pandangan bimbingan
  • Dalam memberikan suatu bimbingan harus diingat bahwa semua orang, meskipun sama dalam sifat-sifatnya, namun tetap mempunyai perbedaan-perbedaaan individual dan perbedaan tersebut harus di perhatikan
  • Supaya bimbingan dapat berhasil dengan baik, di butuhkan pengertian yang mendalam mengenai orang yang di bimbing
  • Keduanya memerlukan sekumpulan catatan mengenai kemajuan dan keadaan anak yang di bimbing tadi
  • Haruslah di ingat bahwa pergolakan-pergolakan sosial, ekoimo dan politik dapat menimbulkan tingkah laku yang sukar atau penyesuaian yang salah
  • Bagi anak-anak haruslah kita ingat bahwa sikap orang tua dan suasana rumah sangat mempengaruhi tingkah laku mereka
  • Fungsi dari bimbingan ialah menolong orang supaya berani dan dapat memikultanggung jawab sendiri dalam mengatasi kesukaran yang di alaminya

Usaha bimbingan

harus bersifat fleksibel sesuai dengan kebutuhan dan keadaan masyarakat, serta kebutuhan individual

Namun secara lebih jelas yang sudah di sampaikan oleh banyak ahli bahwa pada dasarnay rumusan prinsip-prinsip bimbingan dan konseling apa umumnya berkenaan dengan sasaran layanan, masalah klien, tujuan dan proses penangan masalah, program pelayanan dan penyelenggaraan layanan (Prayitno & Amti, 2004)

Sumber  : http://bkpsdm.pringsewukab.go.id/blog/jam-tangan-pria/