Infobiz.co.id

Infobiz.co.id Situs Berita Seputar Teknologi Terbaru, Informasi Games Terupdate, Keamanan Digital, Aplikasi Dan Cyber Attack Reporting.

 Revolusi dan Akibatnya

 Revolusi dan Akibatnya

Bumi beredar mengelilingi matahari (revolusi) selama 365  hari sekali putaran. Lintasan bumi mengelilingi matahari tidak berbentuk bulat sempurna, tetapi berbentuk elips dengan kelonjongan (eksentrisitas) yang kecil. Ini berarti lintasan (orbit) bumi yang mengelilingi matahari hamper berbentuk lingkaran.

Semakin kecil eksentrisitas (kelonjongan),  maka bentuk lintasan mendekati lingkaran sempurna.  Lintasan bumi mengelilingi matahari dapat dilihat pada

Gambar 3.4 “Bumi Mengelilingi Matahari

Akibat revolusi bumi dan kemiringan sumbunya,  maka pada bumi terjadi pergantian musim sepanjang tahun.  Dalam penjelasan ini ditekankan bahwa Indonesia tidak mengalami empat musim seperti halnya di bagian utara dan selatan, karena Indonesia terletak di khatulistiwa sehingga Indonesia hanya mengalami dua musim yaitu musim panas dan musim hujan.  Pada tanggal 21 Maret semua tempat di bumi mengalami lamanya siang dan malam yang sama,  dan hal ini mengakibatkan waktu siang 12 jam dan waktu malam 12 jam.

Antara tanggal 21 Maret-21 Juni, kutub utara semakin condong kearah matahari dan sebaliknya kutub selatan makin menjauhi matahari. Belahan bumi utara mengalami musim semi sedangkan belahan bumi selatan mengalami musim gugur.

Pada tanggal 21 Juni daerah di dalam lingkup kutub utara disinari matahari selama 24 jam dan ini berarti matahari tampak tidak terbenam, sedangkan dikutub selatan selalu malam. Di Indonesia bagian utara khatulistiwa, waktu siang lebih panjang daripada waktu malam, hal ini sebaliknya terjadi di Indonesia bagian selatan khatulistiwa.

Antara tanggal 21 Juni-23 September kutub utara menjauhi matahari sedangkan kutub selatan mendekati matahari.  Selama waktu tersebut di bagian utara baru terjadi musim panas sedangkan bagian selatan bumi mengalami musim dingin.

Pada tanggal 23 September daerah kutub utara mulai mengalami malam sedangkan bagian selatan mulai mengalami siang.  Matahari seakan-akan berada di khatulistiwa.

Antara tanggal 23 September – 22 Desember,  kutub selatan condong ke matahari dan kutub utara menjauhi matahari.  Pada saat itu belahan bumi selatan mengalami musim semi dan belahan bumi utara mengalami musim gugur.

Antara tanggal 22 Desember – 21 Maret,  kutub selatan condong ke arah matahari sedangkan kutub utara menjauhi matahari.  Pada saat itu belahan bumi utara mengalami musim dingin,  sedangkan belahan bumi selatan mengalami musim panas, tanggal 21 Maret matahari berada di khatulistiwa.

Antara tanggal 23 September – 21 Maret belahan bumi bagian selatan mengalami siang yang lebih lama daripada malam, sebaliknya di belahan bumi utara mengalami mengalami malam yang lebih panjang.

POS-POS TERBARU

 

infobiz

Kembali ke atas