Infobiz.co.id

Infobiz.co.id Situs Berita Seputar Teknologi Terbaru, Informasi Games Terupdate, Keamanan Digital, Aplikasi Dan Cyber Attack Reporting.

Sungai

Table of Contents

Sungai

Sungai adalah suatu badan air yang mengalir ke satu arah. Air sungai dingin dan jernih serta mengandung sedikit sedimen dan makanan. Aliran air dan gelombang secara konstan memberikan oksigen pada air. Suhu air bervariasi sesuai dengan ketinggian dan garis lintang.

Komunitas yang berada di sungai berbeda dengan danau. Air sungai yang mengalir deras tidak mendukung keberadaan komunitas plankton untuk berdiam diri, karena akan terbawa arus. Sebagai gantinya terjadi fotosintesis dari ganggang yang melekat dan tanaman berakar, sehingga dapat mendukung rantai makanan.

Komposisi komunitas hewan juga berbeda antara sungai, anak sungai, dan hilir. Di anak sungai sering dijumpai Man air tawar. Di hilir sering dijumpai ikan kucing dan gurame. Beberapa sungai besar dihuni oleh berbagai kura-kura dan ular. Khusus sungai di daerah tropis, dihuni oleh buaya dan lumba-lumba.

Organisme sungai dapat bertahan tidak terbawa arus karena mengalami adaptasi evolusioner. Misalnya bertubuh tipis dorsoventral dan dapat melekat pada batu.

Beberapa jenis serangga yang hidup di sisi-sisi hilir menghuni habitat kecil yang bebas dari pusaran air.

Ekosistem air laut

Ekosistem air laut dibedakan atas lautan, pantai, estuari, dan terumbu karang.

  1. Laut

Habitat laut (oseanik) ditandai oleh salinitas (kadar garam) yang tinggi dengan ion CI- mencapai 55% terutama di daerah laut tropik, karena suhunya tinggi dan penguapan besar. Di daerah tropik, suhu laut sekitar 25°C. Perbedaan suhu bagian atas dan bawah tinggi. Batas antara lapisan air yang panas di bagian atas dengan air yang dingin di bagian bawah disebut daerah termoklin.

Di daerah dingin, suhu air laut merata sehingga air dapat bercampur, maka daerah permukaan laut tetap subur dan banyak plankton serta ikan. Gerakan air dari pantai ke tengah menyebabkan air bagian atas turun ke bawah dan sebaliknya, sehingga memungkinkan terbentuknya rantai makanan yang berlangsung balk. Habitat laut dapat dibedakan berdasarkan kedalamannya dan wilayah permukaannya secara horizontal.

  1. Menurut kedalamannya, ekosistem air laut dibagi sebagai berikut.
  2. Litoral merupakan daerah yang berbatasan dengan darat.
  3. Neretik merupakan daerah yang masih dapat ditembus cahaya
    matahari sampai bagian dasar dalamnya ± 300 meter.
  4. Batial merupakan daerah yang dalamnya berkisar antara 200-2500 m
  5. Abisal merupakan daerah yang lebih jauh dan lebih dalam dari  pantai (1.500-10.000 m).
  6. Menurut wilayah permukaannya secara horizontal, berturut-turut dari tepi laut semakin ke tengah, laut dibedakan sebagai berikut.
  7. Epipelagik merupakan daerah antara permukaan dengan kedalaman
    air sekitar 200 m.
  8. Mesopelagik merupakan daerah dibawah epipelagik dengan kedalam
    an 200-1000 m. Hewannya misalnya ikan hiu.
  9. Batiopelagik merupakan daerah lereng benua dengan kedalaman
    200-2.500 m. Hewan yang hidup di daerah ini misalnya gurita.
  10. Abisalpelagik merupakan daerah dengan kedalaman mencapai
    4.000m; tidak terdapat tumbuhan tetapi hewan masih ada. Sinar
    matahari tidak mampu menembus daerah ini.
  11. Hadal pelagik merupakan bagian laut terdalam (dasar). Kedalaman
    lebih dari 6.000 m. Di bagian ini biasanya terdapat lele laut dan
    ikan Taut yang dapat mengeluarkan cahaya. Sebagai produsen di
    tempat ini adalah bakteri yang bersimbiosis dengan karang
    tertentu.

Di laut, hewan dan tumbuhan tingkat rendah memiliki tekanan osmosis sel yang hampir sama dengan tekanan osmosis air laut. Hewan tingkat tinggi beradaptasi dengan cara banyak minum air, pengeluaran urin sedikit, dan pengeluaran air dengan cara osmosis melalui insang. Garam yang berlebihan diekskresikan melalui insang secara aktif.

sumber: https://pesantrenkilat.id/iphone-2019-akan-dibekali-sensor-3d-di-bagian-belakang/

infobiz

Kembali ke atas