Infobiz.co.id

Infobiz.co.id Situs Berita Seputar Teknologi Terbaru, Informasi Games Terupdate, Keamanan Digital, Aplikasi Dan Cyber Attack Reporting.

Tatakrama dalam Keluarga

Tatakrama dalam Keluarga

            Tatakrama sering disebut dengan adat sopan santun, sopan santun pergaulan atau etiket. Etiket ini seringkali dicampuradukan dengan istilah etika merujuk pada arti kesusilaan atau moral sedangkan etika atau tatakraam merujuk pada aturan sopa santun di pergaulan, kebiasaan sopan santun yang disepakati dan diwariskan dalam pergaulan antar manusia setmpat.

            Tatakrama terdiri atas tata dan krama. Tata berarti adat, aturan, norma, peraturan, krama berarti sopan santun, kelakuan, tindakan, perbuatan. Dengan demikian tatakrama adalah adat sopan santun, kebiasaan sopan santun, atau tata sopan santun didalam pergaulan masyarakat.

            Pendidikan tatakrama terhadap anak-anak dalam keluarga akan sangat menentukan kebiasaan dan penerapan tatakrama pergaulan mereka tersebut kemudian dalam kehidupan masyarakatnya. Karena itu, pewarisan tatakrama merupakan proses pewarisan kebudayaan dari generasi ke generasi yang bersifat memaksa melalui proses sosialisasi. Meskipun pewarisan tatakrama bersifat memaksa, namun pada dasarnya tiap tatakrama yang dianjurkan memiliki rasional atau alasan yang kuat demi kebaikan dan ketentraman hidup, tidak hanya bagi pribadi yang bersangkutan tetapi juga bagi masyarakat pada umumnya.

            Menurut S. Belen (1991) bahwa proses belajar kebudayaan yang di mulai dari keluarga dapat dibedakan menjadi 3 jenis yaitu proses internalisasi, proses sosialisasi dan proses inkulturasi. Proses internalisasi adalah proses yang panjang yang dimulai individu lahir sampai ia meninggal. Proses ini adalah proses belajar menanmkan dalam kepribadian individu tentang perasaan, hasrat, nafsu, dan emosi yang diperlukan disepanjang hidupnya.

            Proses sosialisasi adalah proses belajar yang dialami individu sejak masa kanak-kanak hingga masa tuanya. Dalam proses ini, individu belajar pola-pola tindakan dalam i nterakdi dengan berbagai macam individu disekelilingnya yang beraneka-peran sosial yang ada dalam kehidupan sehari-hari. Dalam berinteraksi itu, tentunya berkembang dari lingkungan yang terdekat menuju atau sampai kearah lingkungan yang kain meluas, dan apa yang di[elajari berkembang dari yang sederhana ke arah yang kompleks. Sementara it proses enkulturasi adalah proses belajar ytang dialami individu sejak kecil sampai masa tuanya. Dalam proses ini individu belajar dan menyesuaikan alam pikiran dan sikapnya dengan adat-adat, sistem norma dan peraturan-peraturan yang hidup dalam kebudayaan masyaraktnya. Orang sering menyebut bahwa proses enkulturasi adalah proses pembudayaan.

Sumber :

https://littlehorribles.com/

 

infobiz

Kembali ke atas