Infobiz.co.id

Infobiz.co.id Situs Berita Seputar Teknologi Terbaru, Informasi Games Terupdate, Keamanan Digital, Aplikasi Dan Cyber Attack Reporting.

Telur Burung Puyuh

Telur Burung Puyuh

Burung puyuh jenis Coturnix-coturnix japonica lazim diternakkan oleh peternak yang menghendaki produksi telur yang tinggi. Burung puyuh ini mampu menghasilkan sebanyak 250-300 butir telur/tahun dengan periode bertelur selama 9-12 bulan. Burung puyuh betinanya mulai bertelur pada umur 35 hari. Ciri khas perbedaan jantan dan betina terdapat pada warna, suara dan berat tubunya. Burung puyuh betina pada bulu leher dan dada bagian atas warnanya lebih terang serta terdapat totol-totol cokelat tua bagian leher sampai dada, sedangkan burung puyuh jantan bulu dadanya polos berwarna cinnamon (cokelat muda). Suara burung puyuh jantan lebih besar dibandingkan burung puyuh betina sebaliknya bobot burung puyuh betina lebih berat daripada burung puyuh jantan (Nugroho dan Mayun, 2010)

Telur burung puyuh dapat ditetaskan dengan mesin tetas buatan. Selama ditetaskan telur tadi perlu diputar 90° dan paling sedikit sehari diputar 4-6 kali. Menetaskan telur burung puyuh tidak berbeda dengan telur ayam. Minggu pertama : 38,3°C (101°F). Minggu kedua sampai menetas : 39°C (103°F). Suhunya diusahakan jangan sampai lebih dari 39,4°C (103°F). Termometer untuk mengukur suhu mesin tetas diletakkan sejajar dengan ujung telur, dengan maksud supaya termometer tersebut menunjukkan suhu telur-telur yang ditetaskan. Kelembabannya tidak boleh kurang dari 60% (tabung yang basah pada hygrometer) 30,6°C (87°F) sampai hari ke 14 setelah itu dinaikkan 32,3°C (90°F) sampai proses penetasan selesai. Temperatur Mesin Tetas Dalam prakteknya temperatur mesin tetas sering dibuat stabil sekitar 103°F (39,4°C) untuk semua penetasan telur unggas. Kelembaban mesin tetas untuk penetasan telur berbagai jenis unggas relatif sama, yaitu sekitar 60-70%. Selama persiapan ventilasi atas mesin tetas ditutup sampai hari penetasan ke tiga (Suprijatna ,2005).

Puyuh merupakan jenis burung yang tidak dapat terbang, ukuran tubuh relatif kecil, berkaki pendek dan dapat diadu. Burung puyuh disebut juga Gemak (Bhs. Jawa-Indonesia). Bahasa asingnya disebut “Quail”, merupakan bangsa burung (liar) yang pertama kali diternakan di Amerika Serikat, tahun 1870, dan terus dikembangkan ke penjuru dunia. Sedangkan di Indonesia puyuh mulai dikenal, dan diternak semenjak akhir tahun 1979. Kini mulai bermunculan di kandang-kandang ternak yang ada di Indonesia (Yuwanta, 2006).

sumber :
https://sel.co.id/gb-whatsapp-apk/

infobiz

Kembali ke atas